Friday, May 11, 2007

Tazkirah Jumaat: Al-Hadith.

Malam mengambang( malam 16)
foto by tokasid
Aku dapat e-mail setiap hari dari group mymasjid. Ada seorang insan dgn nama Abu Hekal yg tidak jemu-jemu mengirimkan al-Hadith kepada ahli group tersebut.Hari ini aku ingin berkongsi beberapa hadith yang Abu Hekal hantarkanSekurang-kurangnya kita mendapat ilmu yg Rasulullah s.a.w. mahu sampaikan kepada kita,Jika kita dapat mengamalkan walau sedikit pun bermakna kita telah menjalani sunnah Nabi s.a.w.
Jika berkemampuan aku akan postkan al-hadith setiap Jumaat.



Dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi s.a.w. sabdanya: "Barangsiapa yang
melapangkan suatu kesusahan dari beberapa kesusahan seseorang Mu'min
di dunia, maka Allah akan melapangkan untuknya suatu kesusahan dari
berbagai kesusahannya pada hari kiamat."

"Barangsiapa yang memberikan kemudahan kepada seseorang yang
kesukaran,maka ALLAH akan memberikan kemudahan padanya di dunia dan
di akhirat."

"Barangsiapa yang menutupi cela seseorang Muslim, maka Allah akan
menutupi celanya di dunia dan di akhirat."

"Allah itu selalu memberikan pertolongan kepada hambaNya, selama hamba
itu suka memberikan pertolongan kepada saudaranya."

"Barangsiapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari suatu ilmu
pengetahuan, maka Allah akan memudahkan untuknya jalan menuju ke
syurga."

"Tiadalah sesuatu kaum itu berkumpul dalam sebuah rumah dari
rumah-rumah Allah, untuk membacakan kitab Allah (Al-Quran) juga
mentadarusnya antara mereka itu, melainkan turunlah kepada mereka
ketenangan hati, ditutupi oleh kerahmatan Tuhan, juga diliputi oleh
para malaikat dan Allah menyebutkan mereka itu di kalangan makhluk
yang ada di sisinya."

(Riwayat Muslim)

UPDATE: Ada sorang kawan aku yang punya lama hibernate dari blogging dan idup semula. Rupa-rupanya dia terlupa password blog dia.Sikit punya haru ka mamat sekoq ni.Tapi dia la yang dok layan aku ngeteh hari-hari dengan sorang lagi bakal blogger.
Kalau ada masa singgahlah tempat dia http://anakkedah7775.blogspot.com/

Kandungan posting mungkin ada kena mengena atau tidak dengan makhluk yang hidup atau yang telah tiada.Kalau sapa-sapa terasa nak buat macamana kan. Sapa makan cabai melaka dia pedaih laa

Thursday, May 10, 2007

The Exorcism of Noraini Atan

After it was over my whole body was aching.It was like waking up in the morning after a rugby game the evening before.And I felt tired like my energy drained out.Like my walkman slowing down when its batteries are running low.Maybe because this was my first time doing it.I've seen people doing it several times.But this was my first time.And hopefully my last too.

Do you believe in ghosts?Or in rasukan/sampuk by jinns?Can you comprehend saka?
You've heard all these before.You've seen lots of movies,read lots of books and novels about it.But have you ever seen in person people who go into trance or hysteria?Have you ever seen a person slithering like a snake towards the well in the bathroom?Have you ever seen a young girl walking with sawmidwife's gait and her voice to boot with?

Call it tahyul or whatever. But there are few hadith which described Rasulullah saw was "sihirized" and Jibril a.s. taught Nabi saw how to fight sihir.And there's the well known hadith from Abu Hurairah(naratted by both Bukhari and Muslim)about how the iblis taught Abu Hurairah how to 'fight'against jinn,syaitan and iblis( ie the Ayatul Kursi).If there are hadith sahih about the jinns,syaitan and iblis disturbing humans,how can I say its tahayul.

It was just after the 'Asar azan by the nearby mosque.I was in the hardware shop looking for something for my indoor pond.One of my girls called me and asked me to comeback stat!Less than a minute I was back to the office.I heard a lot scream and saw her struggling to sit up on the couch.Two elderly men were holding her.

I signalled them to take her to the treatment room.The put her on the couch and hold her tightly.She was still screaming.Other customers at the waiting room had fears and puzzlement on their faces.My girls retreated to the front counter.there was panic in their expression.And fear.Who wouldn't?Her scream and howling will make your hairs stand on your skin.I couldn't think straight what to do.I need to calm myself to help her I told myself.After reciting the Selawat and Surah al-Insyirah I felt better.

I asked her father(who was holding her legs)what happen and when?I asked her her name but she just screamed.The other man holding her hands is a relative,Pak Awang.They came all the way from Palong 8.Thats a Felda settlement 75 minutes away from Durian Tunggal.(Later last night i was thinking why didn't they go to Gemenceh?It was nearer to Palong and there are about 4 clinics there).I asked Pak Atan again,how did this happened?
TA: Pakcik!Apa nama anak pakcik ni?Bila dia kena ni?
PA(Pak Atan): Nama dia Noraini Tok.Dia mulaenjerit terlolong sejak pukul 2.30 pagi semalam.Tiba-tiba je terlolong-lolong.Semalam dia balik kerja jam 12.30 pagi sampai rumah.Dia kerja kilang di Ayer Keroh syif petang. Kawan dia yang sama syif ngan dia kat kampung pun semalam kena macam ni.
TA:(to Noraini)Aini..awak sakit macamana ni?
She didn't answer but gave a hard stare at me and keep on screaming.

I touched her forehead and recite the selawat,Fatihah,Ayatul Kursi and there three Quls.I also did the azan.Everytime I recite these verses she will kept quite and screamed again after I finished.And its getting louder.I remembered a friend Ustaz Yusof.I knew he had treated cases like these before.I called him.He was at another school refeering a volleyball match.Told him whats going on now.He told me what to do.

I went back to Noraini,Pak Atan and Pak Awang.I told them I will try again.
I again put my hand on her forehead and recite the Selawat 3 times.Then Fatihah and al-Ikhlas 7 times.Once each of a-Falaq and an-Nas. finally ayatulul Kursi with the last part reciting it 10 times.I then touch her toes and recited Ayat Kursi again and again.She screamed claiming she was in pain and for me to stopped bothering her.

TA: Keluar kau dari budak ni!
Noraini: Sakit la..sakit laa..jangan kacau aku.
TA: Aku kata keluar baik kau keluar sekarang juga.Kalau tak aku bakar kau dengan ayat Kursi ni.
Noraini: Aku tak boleh keluar.Aku tak ada tuan.Aku suka sini.
TA: Kalau kau tak keluar aku bakar kau macam satay.Aku bakar kau dengan ayat ALLAH.
Noraini: Aku tak ada tuan..aku tak ada tuan..aku nak duduk sini.Ada orang suruh aku ikut perempuan cantik.Aku ikut la..aku tak mau keluar.
TA: Baik..kalau kau tak mau keluar jugak aku bakar kau tak henti-henti samapai kau hangus.Siap kau.Aku bakar sekarang( I continue reading and reciting all the Surah and ayat)
Noraini: Jangan bakar aku!Jangan bakar aku!Aku tak tahan..aku tak tahan..

We 'battled'for almost 45 minutes and finally she slept.I took that opportunity and sedated her.I examined her for any signs of meningitis but found none.I spoke to her father and mother and they said she was never like this before.They didn't know if there was any problem at work or with friends.I was convinced at the moment there was nothing with her physically.There is something unwell with her inner being.Maybe its just stress.Maybe the stress made her vulnerable to other influence.

But that was the first time I treated someone with Zikir and Ayatul quran.And after a while she became calm and slept.I felt aching all over.And last night I slept like a log.



Kandungan posting mungkin ada kena mengena atau tidak dengan makhluk yang hidup atau yang telah tiada.Kalau sapa-sapa terasa nak buat macamana kan. Sapa makan cabai melaka dia pedaih laa

Friday, May 4, 2007

Why didn't they examine him...



Innalillahi wa inna ilahi roji'un.
Al-Fatihah to adik Muhd Hanif bin Puasa. He was only 13 years old.


His father just left me 2 minutes ago.He was calm with what happened to Hanif and his family. They were devastated. Who wouldn't.But Puasa despite his small size, has a big and steady heart.He is the pillar of strenght for his family. I wish I could be as calm as he is if something like this happen to me. I hope I don't have to go through like what Puasa had to.

Just yesterday at 4.00pm Muhd Hanif was sitting infront of me.He was very pale and his skin was cold.Very cold.I felt like touching an ice cube.


He is very ill but breathing normally then. But at 3.30 am last night, Muhd.Hanif bin Puasa left us. He was called by his Creator. And malaikatul maut came to take him as per contract.


I am upset. Not because Hanif died.But because for the action or inaction done by Hospital Melaka's Emergency Room staff.Hanif's death is his ajal. nothing you can do about it.As a Muslim I believe when your ajal is up, you have to leave .

At 3.30pm yesterday( 3rd April 2007), Puasa and his wife came to see me in my office.Hanif was with them,very ill,very pale and very cold. He walked in slowly and sat on a chair on my right. My right hand touched his right. Ya ALLAH! He is so cold I thought.But he didn't shiver.He smiled at me(like he always did) but didn't speak. I looked up at Puasa.

TA: Puasa! Apa kena dengan Hanif ni?Teruk sangat saya tengok budak ni. Kena bawa ke Hospital.kena masuk wad.

Puasa: Tok, kami ni dari hospital lah.Tadi tengahari Tok tak buka jadi kami terus ke hospital. Tapi sampai kat emergency orang kat situ kata mereka tengok kes accident saja. mereka suruh saya bawa Hanif ke bahagian pesakit luar kat Pantai Pringgit.

TA: Hah! tak ada sesiapa periksa Hanif ke tadi?( I was shocked.How can a medical staff refuse to see an ill patient?).

Puasa: Tak ada Tok. Bila saya bagitau anak saya sakit tak ada pun mereka bangun nak cek dia. Masa tu kat Emergency tak ramai pun pesakit.tapi mereka suruh saya pergi Pantai Pringgit.
( to go to Poliklinik Komuniti Pantai Pringgit,they will have to drive and make a U-turn and drive another 2 km).tapi saya tau situ lagi ramai pesakit Tok. Jadi isteri saya kata baik kita balik ke Durian Tunggal dan jumpa Tok.
Puasa's wife: Ya Tok.Lagipun Tok dah tengok Hanif sejak dia baby lagi.Itu yang kami datang jumpa Tok nak dapatkan nasihat.
TA: Tak apa. Biar Tok periksa Hanif dulu.

I took his BP three times because I can't believe its reading. For the third time his BP reading was 70/40mmHg.Ya ALLAH! Thats damned low. This kid is going into shock. His pulse was still strong and good volume but was a bit fast.Almost 100/minute. And there was lots of fluids in this left lung.
I know he is having a very bad pneumonia with septicaemia( sepsis of the blood).

TA: Puasa! Awak kena bawa Hanif sekarang jugak ke Hospital. Keadaan Hanif serius. (I turned to Hanif)Hanif, Hanif kena masuk wad tau.Tok nak Hanif masuk hari ini juga okay.Tok akan buat surat rujukan.

TA: Puasa awak bawa sendiri Hanif ke hospital.kalau kita panggil ambulans pun mungkin sejam nak datang dan pergi balik. Awak bawa 15 minit dah sampai.Kalau ada apa2 masaalah di Hospital awak bagi tau saya.

They left at 4.20pm. I prayed for Hanif.I hope he will recover.

At 5.00pm Puasa's wife called me. said that there are 20 patients infront of Hanif's turn. said the staff told her to wait for their turn.
TA: Dengar sini. Pergi jumpa orang kat kaunter cakap pada dia,Tok kata Hanif ni nazak.Dah teruk. Minta doktor cek hanif dulu.Awak rayulah kat mereka. Tunjuk surat saya tulis tu suruh mereka baca.

Puasa's wife: Baik Tok. saya buat macamana Tok kata.

There was no more call from them.I think everything was okay.

This morning at 9.30am, I walked into my office.ready for a new day. my assistant came to my room and told me Puasa came at 8.30am. Puasa told us the bad news. Hanif died at 3.30 am. His burial will be before 11am.

Puasa came to see me at 4.30pm today.He brought along Hanif's death certificate. There was sadness in his eyes. And he is tired.But he is calm( as always. I had never seen Puasa got upset since i knew him 13 yaers ago).

TA: Puasa! Saya harap awak sabar atas kematian Hanif ye.Duduk Puasa.

He sat down and handed me the death cert. Stated there as the cause of death: SEPSIS SECONDARY TO PNEUMONIA.

TA: Semalam isteri awak talipon saya sebab mereka tak mau cek Hanif dulu.

Puasa: Ye Tok. kami dapat nombor 1090. masa tu sedang nombor 1070.Kami bagitau Tok suruh mereka cek Hanif segera tapi mereka kata tunggu giliran. Lepas telipon Tok,kami jumpa lagi. Tapi ntah la Tok.
Akhirnya dapat jumpa doktor selepas saya masuk ke dalam bilik doktor sendiri.Saya rayu mereka tengok anak saya dulu sebab Tok kata serius.Bila dia tengok surat Tok ,doktor tu pun terus suruh bawa Hanif masuk.Bila dia tengok dia kata Hanif tenat ni. Dia masukan drip,ambil darah dan X-ray.
Jam 8 pm baru hantar ke wad Tok. Saya tunggu sampai 12 thg malam.Bila nampak stabil saya balik sekejap.

Puasa: Lebih kurang 2 lebih Hospital talipon saya suruh datang sebab hanif dan terlalu nazak.....Tadi saya sempat belikan bubur untuk dia Tok. Bila suap dia susah nak telan. Sesak nafas bila makan Tok....
TA:..sabar lah Puasa. Macamana mak dia?

Puasa: Anakk...Tok....Mak dia sampai pengsan semalam.

TA: Saya faham. Puasa, saya tak terkilan Hanif meninggal.Itu dah ajal dia. Awak faham kan?

Puasa: Saya faham Tok.
TA Tapi saya terkilan cara mereka buat masa awak mula-mula bawa Hanif tengahari semalam.Saya terkilan sebab mereka tak periksa dia tapi suruh pergi ke klinik lain dulu. Itu yang saya terkilan.

Puasa: Saya pun Tok. Kalau mereka dah periksa dan masukkan Hanif ke wad awal2 saya tak kisah Tok walau anak saya meninggal.Tapi....macam ni mereka buat Tok....saya sedih betul Tok...


I let Puasa alone to calm himself. He went through a very short but turbulent episode in 24 hours.

TA: saya rasa,hari Isnin ni Puasa pergi jumpa Pengarah Hospital.Dia orang yg baik.Puasa ceritakan apa yg berlaku pada dia. Supaya lain kali sesiapa yg bertugas di bahagian Kecemasan lebih prihatin.

Puasa just nodded. He invited me for the kenduri arwah tomorrow night.
I asked him to give my regards and takziah to his wife. He stood up and walked out my door.


Hanif had always been a good son to them.He was very obidient. He rarely talked much but he has a gorgeous smile. I'll miss Hanif. And I know everyone in Durian Tunggal who knew Hanif will miss him.

Rest well Hanif. My doa will be for you too child.

Kandungan posting mungkin ada kena mengena atau tidak dengan makhluk yang hidup atau yang telah tiada.Kalau sapa-sapa terasa nak buat macamana kan. Sapa makan cabai melaka dia pedaih laa

Thursday, May 3, 2007

Labour day strike: Pay raise issue(18SX)



Amaran: Memorandum ini mungkin menjadi offence kepada sesetengah pembaca.
Tetapi tuntutan yg KPSD kemukakan adalah penting untuk mereka.Harap maklum.

Semasa Hari Pekerja yang lalu *KPSD lelah melakukan
piket untuk memohon Pay Raise.Berikut adalah memorandum
mereka yang diserahkan kepada pihak Management.
*KPSD: Kesatuan penis Sedunia.


Penis Requests a Raise


I, the penis, hereby request a raise in salary for the
following reasons:

I do physical hard labor

I work at great depths
I plunge head first into everything I do

I do not get off days or public holidays

I am on 24hrs standby / 365days

I work in a damp environment with occasional foul smell

I don't get paid overtime

I work in a dark workplace that has poor ventilation

I need to work in various environment conditions and
temperatures

My work exposes me to contagious diseases which carries
a very high risk of death


Reply from management:
Dear Penis,

After assessing your request, and considering the
arguments you have raised, the administration rejects your
request for
the following reasons:

You do not work 8 hours straight

You fall asleep on the job after brief work period

You do not always follow the orders of the management
team

You do not stay faithful in your allocated workplace,
and often visit other areas

You do not take initiative - you need to be pressured
and stimulated in order to start working

You leave the workplace rather messy at the end of your
shift

You don't always observe necessary safety regulations,
such as wearing the correct protective clothing

You'll retire well before reaching 65

You're unable to work double shifts

You sometimes leave before you have completed the day's
work. And if that were not all, you have been seen constantly
entering
and leaving the workplace carrying 2 suspicious
looking bags.




Sincerely,

The Management

Kandungan posting mungkin ada kena mengena atau tidak dengan makhluk yang hidup atau yang telah tiada.Kalau sapa-sapa terasa nak buat macamana kan. Sapa makan cabai melaka dia pedaih laa

Wednesday, May 2, 2007

Miscommunication 2: Cakap biar terang...jangan bagi malu orang

kembang salju
foto:tokasid


Last week aku dah letakkan entry about miscommunication.
Hari ni pun about miscommunication.Yang ni berlaku kat aku sendiri yesterday.
betul-betul kena batang hidung. And it was very embarassing.Tak tau mana nak letak muka. Mujuq aku ni jenis muka tebal..masih boleh dok kerenyeh dan senyum sumbing dalam dok simpan malu.

To Mrs Tokasid: I'm sorry sayang!

Sabtu lalu 28 April aku dan Mrs TA pergi ke Kajang untuk ambil Hafiz balik dari asrama SMAP.Dia dapat cuti panjang sikit bersambung dengan Hari Pekerja.
Sebelum ke asrama kami lalui BB Bangi sebab nak singgah ke beberapa nursery.Nak tengoklah kalu ada pokok2 bunga yg berkenan di hati.

Kami masuk satu nursery berdepan dengan BOMBA BBB. Kemas nurserynya,bersih dan cantik landscapingnya.Kepunyaan bumiputera.Alhamdulillah.
Pusing punya pusing,ushar punya ushar ada lah pokok air yg kami berkenan jadi belilah. Sebab lepas ambil Hafiz kami cadang nak ke One Utama aku simpan pokok di nursery dan berjanji akan ambil pada Hari Pekerja.

Di situ juga ada beberapa spesies orkid yg cantik-cantik.Ada yg wangi baunya(first time aku tengok orkid berbau harum).Dalam dok tengok-tengok Mrs TA ternampak satu pasu tembikar kat bawah pokok.Memang cantik.Made in Burma.

Aku tanya tokey nursery tu:

TA: Dik..ni pasu ni berapa harga?
Tokwkay Nursery(TN): yang ni bang eee....(sambil dia dok pusing-pusing keliling pasu tu.Dok garu-garu dagu dia macam lah terasa gatal).Yang ni mahal sikit bang sebab yang ni Burma punya.
TA: Ye la..berapa harga dia?
TN: Yang ni last punya bang.Tak ada lagi dah.Ni pun saya tolong jual utk kawan saya( masih dia dok tawaf keliling pasu tu)
TA: Ye lah..berapa harga dia?
TN: Untuk abang saya bagi lima lapan.
TA:( bila dengar lima lapan aku okay saja la..)Okay.Tapi abang tak dapat ambil hari ni sebab nak ambil anak kat asrama.Nanti 1 Mei abang hantar dia balik abang singgah ambil pokok tadi dan pasu ni.Boleh?Engkau bukak tak 1 Mei?
TN: Boleh bang!Saya bukak sampai pukul 7 malam.
TA: Kalau macam tu ,abang bayar dulu duit pokok.Berapa pokok tadi?
TN: Pokok tu tiga lima.nanti saya tulis dah sold jadi staff saya tau.Takut terjual pada orang lain pula.
TA:(aku bagi lima puloh kat dia dan dia bagi balance lima belas)Okay dik abang pergi dulu..nanti Selasa abang datang.

End of part 1.

Semalam lepas hantar Hafiz ke asrama SMAP( dia balik awal sebab esoknya kena pergi Kuala Kubu Baru utk Chess tourney MSSS(state level)aku,Mrs TA dan mak mentua pergi ke BB Bangi.Seperti yg dijanjikan memang nursery tu buka .Alhamdulillah. Bila sampai towkay(TN) tak ada.Yang ada helper dia dan adik dia. Lepas masukkan pokok yg di beli aku jumpa adik TN dan tanya pasal pasu Burmah. Dia kata harga empat lapan.Aku senyum la dalam hati sebab TN kata lima lapan. Tapi adik dia kata nak telefon TN dulu. Tak sempat dia call, TN pun sampai dengan vannya.Penuh pokok keladi dalam van.

Dia turun dan jumpa aku.
TN: Apa khabar bang? Dah ambil pokok air tu?
TA: Sihat.Pokok dah boh dalam kereta dah.Ni tentang pasu Burma tu macamana?Bagi la kurang sikit kat abang.
TN: Macam saya cakap Sabtu tu la bang.Lima lapan.
TA: Tadi adik kau kata empat lapan.(tapi aku tau adik dia silap)
TN:Tak bang..ni memang mahal sebab dari Burma.Dan ni yang last punya tak ada lagi bang.
TA: Okay,berapa kau boleh kasi kurang.Abang pun dah tambah satu pokok tadi ni(Mrs TA memang ada ambil satu pokok kecil.Harga lima)
TN:( selepas dok tinjau sana tinjau sini) Baik.Saya boleh bagi abang lima enam.Saya jual ikut harga kawan saya.Saya ambil komisyen dua saja.'
TA:Okay lah.Boleh masuk kereta ke?
TN: Kat boot tak muat tapi kita taruh kat seat belakang.
TN pun panggil sorang Mat Indon to clean-up the pasu dan angkat masuk kereta.

TA: Okay dik.Pasu lima enam.Tadi akak kau ambil pokok,staff kau kasi lima.Jadi semua enam satu kan?(sambil aku hulur enam puluh satu ringgit kat dia)
TN:( sambil dok pegang enam satu ringgit tapi muka dia macam confuse saja)Bang duit pasunya mana?
TA: Tu yang kau pegang laa..Tadi pasu lima enam.Pokok pula lima.Jadi total enam satu kan?( aku pun heran juga..apasal mamat ni tak tau matematik ka?)
TN: (masih confuse nampaknya)..tapi duit pasu mana bang? Tak cukup ni.
TA: Tak cukup? Kan ada enam satu tu?
TN: Eh bang..pasu tu lima ratus enam puluh.Bukan lima puluh enam bang!
TA:( aku terkedu. Patut la TN nampak confuse tadi.)Ye ke? Laa..abang ingat lima enam kau tu maksud lima puluh enam.Abang tak tau lima ratus enam puluh.
(Malu aku masa tu. Aku tengok Mrs TA aku jadi serba salah)
TA: Abang tak bawa duit sebanyak tu dik...Macam ni lah..nanti abang datang semula okay.Ni abang booking boleh? Adik wak keluarlah pasu tu dari kereta.Sorry eh!

Mrs TA: Takkan abang ingat pasu macam tu rega lima puluh enam kot?
TA: Ya lah..mana abang tau.Sayang tau kan abang mana pernah beli pasu. Yang orang tu pun tak cakap terang-terang. Lain kali kata lah lima ratus enam puluh. Ni dia kata lima enam,lima enam.Abang ingat lima puluh enam la.

Jadi kami pun balik dengan dua pokok saja.
Kesian Mrs TA tak dapat pasu semalam.Sorry ya sayang.
Abang dah nak jadi tua,tak faham cakap orang berniaga.


Kesimpulan: Kalau kita nak bagi info kepada orang lain make sure penerangan kita itu jelas supaya orang tak salah anggap. kalau orang salah anggap boleh menyebabkan jatuh kemaluan(oppss...) jatuh air muka orang itu.


Kandungan posting mungkin ada kena mengena atau tidak dengan makhluk yang hidup atau yang telah tiada.Kalau sapa-sapa terasa nak buat macamana kan. Sapa makan cabai melaka dia pedaih laa